— JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan pengawasan terhadap pergerakan Unusual Market Activity (UMA) pada tiga saham emiten, Selasa (2/6/2026).

Saham-saham yang menjadi perhatian khusus BEI tersebut meliputi PT Aman Agrindo Tbk (GULA), PT Kota Satu Properti Tbk (SATU), dan PT Surya Fajar Capital Tbk (SFAN).

Manajemen BEI dalam keterangan resminya, Selasa (2/6/2026), menegaskan bahwa “Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.”

Pengawasan ini dilakukan karena adanya indikasi pergerakan harga dan transaksi yang tidak wajar, atau aktivitas pasar yang tidak biasa (Unusual Market Activity), pada saham-saham tersebut.

Dalam periode satu bulan terakhir, saham GULA tercatat melonjak 48,1%, dan secara year-to-date (ytd) telah mengalami kenaikan signifikan sebesar 111,2%.

Sementara itu, saham SATU menunjukkan pelemahan 3,01% dalam sebulan, dan sejak awal tahun (ytd) terkoreksi 1,53%.

Adapun saham SFAN terpantau menguat tipis 0,51% dalam sebulan, dengan kenaikan 1,03% secara year-to-date (ytd).

BEI menambahkan, “Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham-saham tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini.”

Melalui pengumuman ini, para investor diimbau untuk memperhatikan respons emiten terhadap permintaan konfirmasi dari Bursa, serta menganalisis kinerja perusahaan dan keterbukaan informasinya secara seksama.

Investor juga disarankan untuk meninjau ulang rencana corporate action emiten yang belum memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), serta mempertimbangkan potensi risiko di masa mendatang sebelum mengambil keputusan investasi.