EnvyTech — JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) telah memasukkan saham PT Mahkota Group Tbk (MGRO) ke dalam kategori kepemilikan terkonsentrasi tinggi, yang dikenal sebagai High Shareholding Concentration (HSC).
Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa sejumlah pemegang saham tertentu secara kolektif menguasai 93,76% dari keseluruhan saham MGRO, baik dalam bentuk Warkat maupun Tanpa Warkat.
Menurut informasi yang dirilis oleh BEI pada Selasa (2/6/2026), penetapan ini didasarkan pada metodologi penentuan Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (High Shareholding Concentration) terhadap struktur kepemilikan saham, baik Warkat maupun Tanpa Warkat, per tanggal 26 Mei 2026.
BEI menekankan bahwa pengumuman tersebut tidak secara otomatis mengindikasikan adanya pelanggaran terhadap regulasi pasar modal yang berlaku.
Dua entitas utama mengendalikan mayoritas saham MGRO. Pertama, PT Mahkota Global Investama memegang 2.004.749.900 saham, setara dengan 56,40%. Kedua, UBS AG Singapore S/A MGI International Holdings Ltd memiliki sekitar 810.000.000 saham atau 22,79%. Secara keseluruhan, total kepemilikan kedua pihak ini mencapai 2.814.749.900 saham atau 79,19% dari total saham.
Sementara itu, porsi kepemilikan saham oleh masyarakat atau publik tercatat sebanyak 739.695.800 saham, yang merepresentasikan 20,81%.
Adapun sejumlah komisaris dan direksi perseroan juga memiliki bagian kecil saham MGRO, yaitu sebesar 0,88%.
Ikuti EnvyTech
