— Xiaomi kembali menghadirkan inovasi yang menarik perhatian pengguna teknologi global. Melalui pembaruan terbaru HyperOS 3, perusahaan asal Tiongkok tersebut resmi menghadirkan dukungan AirDrop ke dalam fitur Quick Share. Langkah ini memungkinkan pengguna smartphone Xiaomi untuk mengirim file secara langsung ke perangkat Apple seperti iPhone dan iPad dengan proses yang lebih cepat dan praktis.

Kehadiran fitur ini menjadi salah satu perkembangan penting dalam dunia teknologi mobile. Selama bertahun-tahun, proses berbagi file antara perangkat Android dan Apple sering dianggap kurang praktis karena memerlukan aplikasi tambahan atau layanan cloud sebagai perantara.

Kini, Xiaomi mencoba menghapus batasan tersebut dengan menghadirkan sistem berbagi file lintas ekosistem yang lebih sederhana dan terintegrasi langsung ke dalam sistem operasi.

HyperOS 3 Bawa Pengalaman Berbagi File yang Lebih Fleksibel

Pengumuman resmi mengenai fitur baru ini disampaikan melalui akun media sosial Xiaomi HyperOS pada awal Juni 2026. Dalam pengumuman tersebut, Xiaomi menegaskan bahwa pengguna kini dapat berbagi foto, video, dokumen, maupun berbagai jenis file lainnya ke perangkat Apple melalui Quick Share.

Integrasi ini menjadi salah satu fitur unggulan HyperOS 3 yang dibangun di atas Android 16. Selain membawa peningkatan performa dan optimalisasi sistem, HyperOS 3 juga berfokus pada konektivitas lintas perangkat yang lebih luas.

Bagi pengguna Xiaomi yang sering berinteraksi dengan pemilik iPhone atau iPad, fitur ini tentu menjadi solusi yang sangat membantu. Proses transfer tidak lagi memerlukan aplikasi pihak ketiga yang terkadang rumit dan memakan waktu.

Dengan satu menu Quick Share, perangkat Xiaomi dapat langsung mendeteksi perangkat Apple yang berada di sekitar dan siap menerima file.

Demonstrasi Xiaomi 17T Pro Tunjukkan Kecepatan Transfer

Untuk memperlihatkan kemampuan teknologi tersebut, Xiaomi melakukan demonstrasi menggunakan Xiaomi 17T Pro. Dalam pengujian yang ditampilkan perusahaan, sebuah foto berhasil dipindahkan dari smartphone Xiaomi ke iPhone hanya dalam hitungan detik.

Proses transfer berlangsung cepat dan tanpa kendala, memperlihatkan bagaimana integrasi baru ini bekerja secara mulus di lingkungan nyata.

Kemampuan tersebut menjadi salah satu bukti bahwa Xiaomi serius membangun ekosistem yang lebih terbuka dibandingkan sebelumnya. Tidak hanya fokus pada konektivitas antar perangkat Xiaomi, perusahaan kini juga memperluas kompatibilitas dengan produk dari merek lain, termasuk Apple.

Strategi ini dinilai penting mengingat banyak pengguna saat ini memiliki lebih dari satu perangkat dari ekosistem yang berbeda, misalnya menggunakan smartphone Android namun tetap memakai iPad atau MacBook untuk bekerja.

Tren Baru Industri Android yang Semakin Terbuka

Langkah Xiaomi sebenarnya bukan yang pertama di industri Android. Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah produsen besar mulai menunjukkan pendekatan yang lebih terbuka terhadap interoperabilitas lintas platform.

Google lebih dahulu menghadirkan dukungan serupa melalui Quick Share pada perangkat generasi terbaru mereka. Samsung dan OPPO juga mulai memperkenalkan kemampuan berbagi file yang lebih kompatibel dengan perangkat Apple pada beberapa model flagship terbaru.

Fenomena ini menunjukkan adanya perubahan arah dalam industri teknologi. Jika sebelumnya setiap perusahaan cenderung membangun ekosistem tertutup, kini fokus mulai bergeser ke arah pengalaman pengguna yang lebih fleksibel dan tanpa hambatan.

Bagi konsumen, perubahan ini tentu memberikan keuntungan besar karena memungkinkan perpindahan data antar perangkat menjadi lebih mudah tanpa harus mempertimbangkan perbedaan sistem operasi.

Xiaomi Interconnectivity Services Jadi Fondasi Awal

Sebelum menghadirkan dukungan AirDrop langsung di Quick Share, Xiaomi sebenarnya telah memulai langkah interoperabilitas lebih awal.

Pada Agustus 2025, perusahaan meluncurkan aplikasi Xiaomi Interconnectivity Services melalui Apple App Store. Aplikasi tersebut memungkinkan pengguna melakukan transfer file, sinkronisasi data, hingga berbagi layar antara perangkat Xiaomi dan produk Apple.

Namun penggunaan aplikasi tersebut masih memerlukan instalasi tambahan dan konfigurasi tertentu. Pengguna juga harus memastikan perangkat telah menjalankan HyperOS versi tertentu agar seluruh fitur dapat digunakan dengan optimal.

Melalui HyperOS 3, Xiaomi menyederhanakan seluruh proses tersebut dengan menanamkan fitur transfer lintas perangkat langsung ke dalam Quick Share.

Hasilnya, pengguna tidak lagi harus mengandalkan aplikasi tambahan untuk mengirim file ke iPhone atau iPad.

Cara Menggunakan Fitur Transfer ke iPhone

Agar proses transfer berjalan lancar, pengguna iPhone perlu mengaktifkan pengaturan AirDrop pada perangkat mereka.

Xiaomi menyarankan agar opsi AirDrop diatur ke mode “Everyone for 10 Minutes” sehingga perangkat Android dapat mendeteksi iPhone dengan lebih mudah selama proses pengiriman file berlangsung.

Setelah perangkat saling terdeteksi, pengguna cukup memilih file yang ingin dikirim melalui Quick Share dan memilih perangkat Apple yang muncul pada daftar tujuan transfer.

Proses ini dirancang untuk berlangsung cepat tanpa memerlukan koneksi internet atau layanan cloud tambahan.

Xiaomi Semakin Fokus pada Ekosistem Terbuka

Hadirnya dukungan AirDrop di Quick Share menjadi salah satu inovasi paling menarik yang dibawa HyperOS 3. Fitur ini memperlihatkan komitmen Xiaomi dalam menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih praktis dan modern.

Dengan kemampuan berbagi file secara langsung ke iPhone dan iPad, pengguna kini dapat menikmati konektivitas lintas ekosistem yang lebih lancar tanpa harus bergantung pada aplikasi pihak ketiga. Langkah ini sekaligus mempertegas posisi Xiaomi sebagai salah satu produsen Android yang aktif mendorong kolaborasi antarsistem demi memberikan kenyamanan lebih besar bagi para penggunanya.