— JAKARTA – Pergerakan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menunjukkan performa positif pada sesi I perdagangan Selasa (2/6/2026). Sekitar pukul 09.44 WIB, nilai saham BBRI melonjak signifikan sebesar 2,03%, mencapai level Rp 3.010.

Pada sesi tersebut, sebanyak 112,66 juta lembar saham BBRI telah berpindah tangan melalui 18.279 kali transaksi, dengan total nilai perdagangan mencapai Rp 339 miliar.

Minat investor terhadap saham Bank Rakyat Indonesia terlihat tinggi. Berdasarkan data dari aplikasi Stockbit Sekuritas, saham BBRI mencatatkan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp 108 miliar, menjadikannya yang tertinggi di antara saham-saham lain yang juga mengalami net buy.

Kenaikan ini terjadi setelah saham berkode BBRI mengalami penurunan tajam pada perdagangan Jumat (29/5/2026) sebelumnya.

Pada Jumat (29/5/2026) pekan lalu, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI berada di bawah tekanan kuat, ditutup minus 3,91% pada level Rp 2.950. Angka tersebut sekaligus merupakan level terendah saham BBRI dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

Sebanyak 1,07 miliar lembar saham Bank Rakyat Indonesia diperdagangkan pada hari itu, dengan frekuensi 67.818 kali transaksi dan nilai mencapai Rp 3,19 triliun. Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (net sell) pada saham BBRI senilai Rp 738,04 miliar.

Tekanan terhadap saham BRI tersebut diindikasikan akibat aksi jual yang dilakukan oleh investor asing di tengah proses rebalancing MSCI, yang berlaku efektif pada penutupan perdagangan Jumat.

Namun, di tengah eksodus investor asing dari saham BBRI, terdapat aksi pembelian signifikan. Data dari aplikasi Stockbit Sekuritas menunjukkan bahwa investor domestik justru membukukan pembelian bersih sebesar Rp 738 miliar pada saham BBRI pada hari yang sama.

CGS International Sekuritas, dalam analisisnya untuk perdagangan Selasa (2/6/2026), memproyeksikan saham BBRI berpotensi menguat dengan level resistance pertama di 3.037 dan resistance kedua di 3.123.

Meskipun demikian, saham BBRI juga memiliki kemungkinan untuk melemah, dengan level support pertama di 2.907 dan support kedua di 2.863.