EnvyTech — JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan penguatan signifikan sebesar 67,35 poin atau 1,1%, mencapai level 6.194,73 pada sejam perdagangan hari Selasa, 2 Juni 2026. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak positif dalam rentang 6.168 hingga 6.264.
Bersamaan dengan kenaikan indeks, saham PT Dian Swastatika Sentosas Tbk (DSSA) dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) mengalami lonjakan drastis hingga menyentuh batas auto rejection atas (ARA), menempatkan keduanya dalam daftar saham dengan keuntungan tertinggi (top gainers).
Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat bahwa sebanyak 11,78 miliar lembar saham telah diperdagangkan dalam sejam pertama perdagangan IHSG. Total nilai transaksi mencapai Rp 9,65 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 932.319 kali.
Dalam periode tersebut, 317 saham membukukan kenaikan, sementara 287 saham mengalami penurunan, dan 204 saham terpantau stagnan. Saham-saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 juga menunjukkan penguatan sebesar 0,94%.
Kinerja pasar saham Asia secara mayoritas juga menunjukkan tren positif pada sejam perdagangan IHSG. Indeks Straits Times (Singapura) melesat 0,82%, Shanghai (Tiongkok) menguat 0,1%, dan Hang Seng (Hong Kong) melonjak 1,27%. Namun, indeks Nikkei (Jepang) justru terkoreksi tajam sebesar 1,64%.
Secara lebih rinci, harga saham DSSA melonjak 25% menjadi Rp 615, sementara saham CUAN melesat 24,6% ke level Rp 785.
Selain DSSA dan CUAN, dua saham lain yang juga mencapai batas ARA adalah PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) yang melonjak 25% menjadi Rp 1.300, serta PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) yang naik 24,55% ke harga Rp 685.
Di sisi lain, daftar saham dengan kerugian terbesar (top losers) dipimpin oleh dua saham yang anjlok hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB). Saham PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) merosot 14,62% ke Rp 181, dan PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) jatuh 14,29% ke Rp 840.
Ikuti EnvyTech
